Tahun sudah berganti. Pasti banyak pasangan muda mudi yang sudah menikah ataupun ingin menikah. Apalagi di tahun 2022 ini banyak sekali tanggal cantik untuk bisa dijadikan momen-momen istimewa. Untuk pasangan muda-mudi yang sudah menikah, Anda pasti akan mendambakan mempunyai rumah sendiri. Hidup berumah tangga dengan kedua orang tua atupun mertua akan sangat canggung.

Baca juga : Desain Hunian Gaya Post – Modern – Jasa Desain Arsitek Jogja

Untuk itu bagaimana sih cara membuat rumah yang sehat agar nyaman itu? Simak peraturan rumah sehat menurut Keputusan Menteri Kesehatan No. 829/Menkes/SK/VII/1999.

sumber : google.com

Pertama yaitu tentang lokasi yang akan dijadikan rumah. Lokasi pastinya tidak terletak di daerah rawan bencana alam, tidak terletak pada daerah bekas tempat pembuangan akhir (TPA) sampah, dan juga tidak terletak pada daerah rawan kecelakaan dan daerah rawan kebakaran.

Kedua yaitu bahan bangunan. Bahan bangunan yang digunakan yaitu yang tidak terbuat dari bahan yang dapat melepaskan zat-zat dapat membahayakan kesehatan dan tida terbuat dari bahan yang dapat menjadi tumbuh dan berkembangnya mikroorganisme patogogen.

sumber : google.com

Kemudian komponen dan penataan ruang rumah harus memenuhi persyaratan fisik dan biologis, antara laian yaitu lantai kedap air dan mudah dibersihkan, dinding rumah memiliki ventilasi, di kamar mandi dan kamar cuci kedap air dan mudah dibersihkan, langit-langit harus mudah dibersihkan dan tidak rawan kecelakaan, bumbung rumah yang memiliki tinggi 10 meter atau lebih harus dilengkapi dengan penangkal petir, ruang di dalam rumah harus ditata, dan juga ruang dapur harus dilengkapi dengan sarana pembuangan asap.

Baca juga : Desain Hunian Modern Tropis, Cocok Untuk Hunian Indonesia! – Desain Arsitek Jogja

sumber : pinterest.com

Selanjutnya yaitu pencahayaan. Pencahayaan yang baik yaitu pencahayaan alami. Pencahayaan alami akan membantu Anda dalam menghemat energi dirumah. Untuk pencahayaan alami dan buatan minimal intensitas yang dapat menerangi langsung atau tidak langsung 60 lux dan tidak menyilaukan. Kualitas udara di dalam rumah juga sangat penting. Untuk luas penghawaan dan ventilasi alamiah yang permanen minimal 10% dari luas lantai. Juga harus ada penyediaan air bersih dengan kapasitas minimal 60 liter/orang/hari yang sudah memenuhi persyaratan kesehatan air bersih sesuai dengan Permenkes.

Hal yang tidak kalah penting yaitu kebisingan dan getaran, Kualitas tanah, sarana dan prasarana di lingkungan, dan juga penghijauan.

Baca juga : Penerapan Stone Wall di Hunian – Jasa Desain Arsitek Jogja