, Author

Lingkungan sekitar menjadi faktor utama dalam perancangan DE House di Magelang. Rumah dua lantai milik Bapak Ade Rama Fariza ini merupakan eksplorasi desain rumah modern industrial yang dirancang di tengah lanskap sawah Bulurejo, Kabupaten Magelang. Berdiri di lahan seluas 183 m² dengan luas bangunan 178 m², hunian karya Studio R3 ini merespons kondisi tapak ujung jalan yang terbuka melalui pendekatan pencahayaan alami, sirkulasi udara silang, serta hubungan visual yang kuat dengan alam sekitar.

DE House tidak hanya menampilkan karakter modern industrial yang tegas melalui komposisi massa dan material, tetapi juga menghadirkan pengalaman ruang yang lapang dan terang. Pemanfaatan bukaan besar menjadi elemen utama untuk menghubungkan ruang dalam dengan lanskap sawah di sekelilingnya, sekaligus menciptakan hunian yang nyaman, kontekstual, dan berkarakter.

Baca Juga : Desain Rumah Scandinavian 2 Lantai Yogyakarta

Merespons Lahan Ujung Jalan dan Lanskap Sawah

Lahan DE House berada pada posisi ujung jalan dengan kondisi sekitar berupa hamparan sawah di sisi timur dan selatan. Potensi ini dimanfaatkan melalui penempatan bukaan-bukaan besar yang mengarah langsung ke area persawahan, sehingga pemandangan alam dapat dinikmati dari berbagai ruang utama di dalam rumah.

Orientasi bangunan yang menghadap ke arah utara memberikan keuntungan dalam pengendalian paparan sinar matahari langsung. Cahaya alami tetap dapat masuk secara optimal tanpa membuat interior terasa panas atau silau. Keberadaan taman di setiap sisi bangunan juga memperkuat koneksi antara interior dan eksterior, sekaligus membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah.

Tata Ruang Lantai Satu yang Terbuka dan Terhubung dengan Alam

Di lantai satu, tata ruang dirancang terbuka dan mengalir untuk mendukung aktivitas sehari-hari penghuni. Area depan rumah diisi oleh halaman yang cukup luas, terdiri dari carport untuk dua mobil dan taman sebagai area transisi sebelum memasuki bangunan. Ruang tamu ditempatkan di bagian depan dan dilengkapi powder room agar mudah diakses oleh tamu.

Ruang keluarga, ruang makan, dan dapur dirancang dengan konsep open space yang menghadap langsung ke arah sawah. Pintu sliding kaca besar dan jendela kaca mati memungkinkan cahaya alami masuk secara maksimal, sekaligus menghadirkan kualitas visual yang menenangkan. Kamar tidur utama juga berada di lantai satu, menghadap ke area persawahan, dengan bukaan kaca besar yang memberikan suasana privat namun tetap terbuka terhadap alam.

Zona Privat dan Area Bersantai di Lantai Dua

Lantai dua DE House difungsikan sebagai area yang lebih privat. Di lantai ini terdapat tiga kamar tidur anak, ruang keluarga, serta ruang belajar yang mendukung aktivitas keluarga sehari-hari. Kehadiran void di area tengah bangunan membantu meningkatkan sirkulasi udara sekaligus menciptakan hubungan visual antar lantai, sehingga rumah terasa lebih lega dan bernapas.

Dua area balkon dirancang dengan fungsi yang berbeda. Balkon di sisi depan berperan sebagai elemen sirkulasi udara dan pencahayaan, dilengkapi planter box untuk menjaga privasi dari lingkungan sekitar. Sementara itu, balkon utama untuk bersantai ditempatkan di sisi timur atau selatan, menghadap langsung ke hamparan sawah, sehingga menjadi ruang favorit untuk menikmati suasana alam yang tenang.

Karakter Modern Industrial melalui Fasad dan Material

Konsep modern industrial pada DE House diterjemahkan melalui komposisi massa bangunan berbentuk kotak yang tegas dan sederhana. Atap uPVC dengan kemiringan 7° dipadukan dengan atap dak beton pada beberapa bagian bangunan, membentuk siluet rumah yang bersih dan modern.

Fasad rumah menampilkan perpaduan material seperti semen ekspos, bata merah tempel, cat abu-abu, cat putih, cat abu tua, serta cat tekstur merah bata. Kesan modern diperkuat dengan penggunaan kusen aluminium hitam, railing besi, dan bukaan kaca berukuran besar. Untuk menyeimbangkan karakter industrial yang tegas, elemen hangat dihadirkan melalui plafon GRC motif kayu, kanopi solar tuff dengan rangka WPC, serta penggunaan decking conwood pada area tertentu.

Detail Desain dan Kenyamanan Hunian

Salah satu detail menarik pada DE House terletak di area carport, yaitu pintu besi kamuflase roster yang mengarah ke taman sisi barat, dekat dapur dan ruang laundry. Pintu ini dirancang menyatu dengan dinding roster dan finishing bata merah, sehingga tidak langsung terbaca sebagai elemen pintu pada pandangan pertama.

Pembatas antara rumah dan area sawah menggunakan pagar tembok dengan ketinggian sedang, dilengkapi rangka besi hollow dan panel besi perforated di bagian atas. Desain ini menjaga privasi dan keamanan penghuni, namun tetap mempertahankan pandangan terbuka ke arah persawahan. Pada sisi selatan atau belakang rumah, penggunaan roster pada dinding pagar turut membantu memaksimalkan sirkulasi udara menuju area dalam rumah, sehingga hunian tetap terasa sejuk dan nyaman.

Baca Juga : Guggenheim Museum Bilbao : Ikon Arsitektur Kontemporer yang Mengubah Kota Bilbao

DE House di Magelang dirancang sebagai hunian yang merespons lanskap sawah dan posisi tapak secara cermat. Pengolahan massa, bukaan, serta material modern industrial diarahkan untuk menghadirkan ruang yang terang, terukur, dan menyatu dengan lingkungan sekitarnya. Proyek ini merupakan bagian dari karya Studio R3 dalam merancang rumah tinggal yang berpijak pada konteks dan kebutuhan penghuni.

Architectural Design, Residential